Sunday, 30 November 2008

sungguh ironis

aneh tapi nyata memang

populasi manusia semakin besar, tapi semakin banyak orang merasa kesepian ditengah keramaian

dunia makin sesak dengan manusia, penuh dengan orang-orang yang sibuk. sibuk dengan pekerjaannya, sibuk dengan sekolahnya, sibuk dengan tontonannya, sibuk dengan musiknya, sibuk dengan dagangannya, sibuk dengan dirinya sendiri.

aku pikir, ketika kelak nanti manusia berevolusi, salah satu karakter yang hilang dari manusia adalah kemampuan berkomunikasi face-to-face, person-to-person, heart-to-heart, one-to-one.
akan semakin banyak orang mahir menyampaikan pesan yang sudah dikemas, terkemas dengan baik. orang akan mahir presentasi, copy writing, article writing, news writing, tv-programmes writing, memo writing, dan juga costumer-service-style of communicating, court-style of communicating dan style-style of communicating yang lain. oh iya, juga ditambah orang juga tentu akan mahir blog writing, dan expressing thoughts and views dalam bentuk tulisan, karya seni, iklan dll.
segala jenis komunikasi dari satu orang kepada banyak orang pasti akan terus berkembang.

tapi yang nyaris punah adalah bentuk komunikasi yang berasal dari hati ditujukan kepada hati. obrolan curahan hati anak pada ibu, ayah, kakak, adik... curahan hati pada sahabat.. sepertinya spesies komunikasi jenis ini harus menemukan bentuk lain/berevolusi agar mereka bisa tetap hadir dalam kehidupan manusia.

sungguh ironis.
semakin ramai bumi ini, semakin sepi hati ini

0 comments:

Post a Comment

© wondering clouds 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis