"Sebenarnya hidup tidak hanya untuk Revolusi, Amba. Kita memasuki hidup dan begitu banyak yang bersemai dari dalamnya, tidak jarang bertabrakan, membelah kita." -Bhisma (Amba: Sebuah Novel karya Laksmi Pamuntjak)
Buku ini istimewa. Seperti menyimpan kebenaran dalam kantung-kantung kata bijak yang cantik, di sini dan di sana halamannya.
Dapet buku ini karena masih gelamit pada seting cerita Pulang punya Leila S Chudori. Amba juga setting G30S. Tapi beda dengan buku Pulang yang kuat di plot dan anyaman ceritanya, sehingga baca ngebut karena terbuai cerita atau plot, Amba agak sedikit "giung" dalam jalinan katanya. Jadi bacanya supaya nikmat kudu dikit-dikit dinikmati. Kaya nyeruput Italian hot chocolate nya Brunetti. Ga bisa sekali sruput glek ampe abis. Kudu seisep-seisep, menerawang.. hehehe
Lalu membawa kata-kata Bhisma di atas, maka..
Seperti pohon yang kokoh dan bercabang banyak. Kehidupan menghasilkan banyak hal yang bersemai dan bertabrakan, kali ini buat saya sedang terjadi tabrakan bertubi tubi. Walaupun tidak beruntun. Lalu berhenti.
Begitu saja.
0 comments:
Post a Comment