sudah saatnya md pulang.
ntah pulang kemana.
pulang ketempat yang terasa seperti rumah.
atau mungkin klo minjem kata2nya ridwan adalah tempat dimana hati tertanam
Gusti, tanamkan hatiku untukMu.
agar tak jua aku kecewa
dengan kerumitan manusia
yang mencabik hati sesamanya walaupun tak sengaja
yang penuh prasangka negatif
yang penuh tanda tanya
Gusti, bantu aku menjaganya
jika hatiku telah kutanamkan untukMu
agar tak kembali aku larut dengan keindahan duniawi
yang hanya akan mengundang kekecewaan untukku
Gusti, Engkau lah 'rumahku'
jika belum saatnya aku pulang..
aku mohon Gusti..
tabahkan aku dalam perjalanan pulang
tuntun aku agar tak tersesat
bantu aku terus mengingat
bahwa Engkau lah 'rumahku'
Gusti, tidak akan pernah aku menyesali sesuatu
kecuali jika aku melenceng dariMu.
Gusti, mohon ampun....
karna pernah ku cabut hatiku dari mana tempat ia tertanam
karna tergoda indah dunia sesaat
kini ku kecewa dan terhina
hendak ku tanamkan lagi padaMu.
Gusti.. mohon ampun...
betapa hinanya dan nistanya hamba
semoga Engkau ampunkan diriku
dan izin kan aku kembali menanam hatiku padaMu
menanam..
tidak hanya sekedar berlabuh..
Saturday, 2 September 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment